Pentingnya generasi muda dalam gerakan sosial ditengah covid19

Pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak mulai awal Tahun. Hingga saat ini kasus corona semakin bertambah dan informasi pada kasus hari ini 29 April 2020 mencapai 9.771 kasus. jumlah pasien sembuh corona 1.391 orang dan meninggal 784 orang. hal tersebut disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, dari Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan saluran Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (29/4/2020).
Suatu bencana telah datang kepada bangsa kita Indonesia dengan obat yang belum dapat ditemukan. Kecemasan pada rakyat meningkat dibarengi dengan berita yang posisinya hanya untuk meningkatkan kecemasan publik. Bukan indonesia yang pertama mengaalami seperti ini, jauh sebelumnya negara- lain telah mengalami hal itu bahkan jauh lebih buruk. Korban jiwa beribu ribu bahkan banyak negara-negara lain yang kewalahan menangani oandemi yang terjadi saat ini. Pandemi ini mampu meningkat pesat jika tidak dilakukan ketegasan himbauan oleh pemerintah diiringi taatnya masyarakat pada himbauan yang dikeluarkan pemerintah. Berbagai upaya pemerintah dalam menangani pandemi ini salah satunya dengan ditetapkan PSBB yang dimana hal ini akan berimbas pada pekerja harian yang semakin sulit untuk menghidupi kebutuhan hariannya. Banyak pegawai yang di PHK driver ojol yang tak mengangkut, pedagang yang jualannya tidak laku serta tingkat kemiskinan di Indonesia semakin meningkat bahkan akan ada yang mati karena kelaparan . oleh karena itu sangat diperlukan kesadaran untuk membuka mata melihat kondisi yang terjadi di sekitar kita sekira kita yang memiliki harta lebih mampu membantu mereka yang tidak punya. Dan sepertinya  masih banyak yang peduli akan sesama dengan melakukan berbagai gerakan sosial seperti open donasi dan galang dana yang akan disumbangkan dalam bentuk APD yang kita tau bahwa negara kita Indonesia sangat kekurangai mengenai APD ataupun alat medis lainnya dan  sembako bagi mereka rakyat kecil. Betapa perlunya rakyat kecil bantuan kita saat ini. saya sangat mengapresiasi segala bentuk gerakan sosial yang mampu meringankan beban rakyat. Kita sebagai masyarakat yang terbilang mampu ataupun masih bisa membantu ayolah sama-sama saling memberi. Mohammad Hatta Wakil Presiden RI 1902-1980 mengatakan "Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta." Dalam artian ketika sebuah negara sudah tidak saling merangkul,mengayomi serta bersatu maka akan hilang rasa dalam bangsa Indonesia ini dan yang trsisa hanya sebatas gambar. Tapi perlunya juga berhati hati dalam mendonasikan sumbangan yang akan diberikan. Apakah dapat dipercaya atau tidak, karna pasti selalu ada oknum yang akan memanfaatkan keadaan dengan mengatasnamakan donasi untuk rakyat tapi ternyata hanya untuk kepentingannya pribadi. Terkadang memang ada saja orang yang masih melakukan tindak kejahatan ditengah pandemi ini. Oleh karena itu terlebih dahulu kita melihat mampu memastikan  siapa yang melakukan donasidan siapa yang mensponsori open donasi tersebut.

 Gerakan sosial ini tidak lepas dari peran kaum penerus bangsa. Tapi perlu di ketahui bahwa bahwa generasi muda berpotensi menjadi penular terbesar covid-19. Dalam keterangannya d Graha BNPB staf khusus milenial preside  Adamas Belva menyatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam penyebaran covid19 ditanah air. Belva mengajak para generasi muda untuk tidak menjadi penyebar covid19 kepad pihak-pihak yang rentan seperti orang tua atau lansia. (sumber youtube metrotvnews yang dipublikasikan 23/03/2020). Menurutnya generasi milenial berpotensi menjadi penular terbesar. Mrlihat data di Korea Selatan ratusan ribu orang yang melakukan tes terdapat 25.000 hingga 300.000 orang. Hasil tes tersebut menunjukkan 30% kasus positif pada usia 20 hinggaBelva mengatakan bahwa mobiltas generasi muda lebih banyak, yang tetap kesana kemari nongkrong dikafe dan masih banyak pemuda yang acuh mengenai keberadaan virus ini. Peran sebagai generasi muda sangat diperlukan dalam penanganan pandemi ini. Bagaimanapun kaum milenial akan tetap menjadi penerus bangsa yang dimana suatu saat kendali negara ada ditangan mereka jika tidak turun serta dalam menangani virus ini lalu siapa lagi yang akan menanganinya. Saya mengapresiasi bagi para pemuda bangsa yang ikut menjadi relawan covid 19 yang dimana itu adalah menjadi salah satu bentuk gerakan sosial yang meringankan beban masyarakat. Sudah seharusnya generasi muda menujukan kesiapannya dalam penanganan ini. Saya juga pernah menemukan mahasiswa yang sedang open donasi di lampu merah untuk sumbangan penanganan covid 19.  filsuf dari Indonesia tahun 1897-1949 Tan Malaka mengatakan "idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda". Jangan sia-siakan kemewahan yang ada dalam diri generasi muda.

Adanya covid 19 ini menyadarkan kita betapa pentingnya memanusiakan manusia. Mampu membuka mata dunia bahwa alam sejatinya perlu diperhatikan, kebersihan menjadi kewajiban seluruh manusia. Manusia seolah olah di tampar dengan keadaan yang tiba-tiba datang  hanya sekejab dan mampu memusnahkan banyak korban jiwa. Harusnya kita banyak belajar mengenai kejadian ini. Secara politik ataupun secara agama. Banyak para pahlawan yang sedang berperang digarda terdepan demi memutuskan rantai covid 19. Dan sedang berusaha menyambung kembali rantai kehidupan. Telah banyak gugur para pahlawan kita oleh sebab itu mari kita saling menyadarkan diri, lawan covid 19.

Sekiranya juga agar kita tau apa fungsi dan peranan kita sebagai manusia terlebih sebagai kaum muda yang memiliki tanggung jawab besar dikemudian hari. Sangat besar harapan agar pandemi segera berakhir

Komentar